HANCURNYA NEGERIKU
Hancurnya
negeriku : Bersatu kita
teguh bercerai kita runtuh, itulah semboyan negeri ini. Tapi apakah
menghidupkan negeri ini berserta isi yang ada didalamnya semudah mengucapkan
semboyan itu…? Aku rasa tidak, justru karena itu lahirlah judul artike kali ini
hancurnya negeriku yang terinspirasi
dari para tokoh-tokoh dan elit-elit politik busuk yang memporak-porandakan
negeri ini.
Negeri
yang kokoh adalah negeri yang kuimpikan, kokoh dan kuat sekuat para pejuang
yang merebut negeri ini dari tangan-tangan kafir penjajah tempo dulu yang
bersatu bahu membahu dalam menyusun kepentingan bersama damai sejahtera dan saling mendukung untuk merebut kemerdekaan, lalu apa yang terjadi sekarang dengan
negeri kita yang tercinta ini? Sekarang tikus pengerat ada dimana-mana, kambing
hitam dan putih pun sudah tidak bisa dibedakan, halal dan haram sudah lagi
bukan urusan Tuhan, sampah dan kotoran semua dimakan, itulah negeriku negerinya
para pengikut setan.
Banyak rakyat yang menuntut keadilan, banyak rakyat yang
menuntut kebijakan, rakyat kecil semakin kecil, pengusaha menjadi penguasa,
penguasa telah menjadi yang berkuasa, kepentingan pribadi ada dimana-mana
sedangkan kepentingan rakyat entah kemana, para anak Sekolah Dasar terus
belajar menjadi orang yang lebih pintar dan dewasa sedangkan para penguasa
Negara ini kembali lagi menjadi seperti anak Sekolah Dasar yang saling
mempertahankan pendapat, saling berebut kepentingan, saling menyalahkan, saling
melempar kursi, saling menunjuk muka satu sama lain hanya demi mendapatkan
sebuah keputusan yang dianggap cukup adil menurut pandangan masing-masing.
Negeriku adalah negeriku dan negerimu adalah negerimu,
tapi negeriku dan negerimu adalah satu yaitu negeri kita, lalu kenapa kita
semua saling berebut kepentingan kenapa kita semua saling pecah belah untuk
mempertahankan kepentingan politik masing-masing kubu, tapi kenapa kita tidak
sama-sama memikirkan rakyat yang semestinya kita pikirkan, bukankah rakyat yang
memberikan hidupmu berkuasa atas negeri ini? Bukankah rakyat yang memilih para
penguasa untuk mensejahterakan mereka, melindungi mereka, menjauhkan mereka
dari kata sengsara seperti pengemis dijalanan, kenapa mengemis dilarang jika pengemis tidak bisa dilarang? Itulah
alasan pengemis kenapa mereka tidak bisa dilarang, semua itu karena para
penguasa tidak bisa mensejahterakan kehidupan mereka.
Menggusur rumah masyarakat, memperebutkan lahan tanah
dengan masyarakat adalah salah satu tindakan kezaliman yang dilakukan oleh para
penguasa dan para penguasa tidak pernah sadar akan hal itu, mereka malah
memutar balikkan fakta dengan menganggap masyarakat sebagai penentang
pemerintah dan bahkan ada rakyat yang dipukuli hanya karena mereka tetap
bersikeras mempertahankan apa yang mereka miliki untuk keberlangsungan hidupnya
kedepan. Beginilah negeriku, negeri yang dibuat hancur oleh para pemilik negeri
ini, negeri tempatnya sampah-sampah masyarakat dan juga negeri para orang-orang
bertopengkan malaikat.

Sagat sependapat dengan pemikiran bung marda...
ReplyDeleteBukan saya ikut-ikutan menyalahkan mereka-mereka yang sedang diberikan kesempatan untuk mengurus negeri ini, melainkan saya merasa tergelitik dan Ngilu kala melihat tingkah mereka yang terus-terusan membodohkan orang yang tidak patut dibodohkan oleh kebodohan mereka-mereka. Mungkin inilah yang dikatakan oleh Alm.Zainuddin, Mz (disuruh ngurus hukum, hukumnya tulpul kebawah.disuruh gurus hutan rame-rame jadi orang hutan) hahaha...saya ngilu karena saya masih hidup dinegeri ini bung marda. salam hangat dan salam semagat.
Ia benar sekali, ini menjadi sangat lucu mengingat perkataan alm.Zainudin, MZ artinya para pengurus Negara ini berlomba-lomba menjadi apa yang mereka urus, jika mereka diminta untuk mengurus pencuri eh malah mereka juga menjadi pencuri, ini benar-benar sangat seimbang. Salam kembali
Deletenegeri ini sudah menjadi ladang uang yang mensjahteraka para elit-elit busuk di luar sana.. yang ada difikran mereka adalah yang kaya makin kaya dan yang miskin makin melarat dan bila perlu biarkan sampai mati saja. Bagi para elit busuk di luar sana orang yg tak punya (miskin) adalah alat bagi mereka. Alat untuk mencapai tujuan mereka
ReplyDeleteOm udhy bener banget, saya jadi ingat sebuah berita di TV seorang jompo yang sudah tua ingin berobat kerumah sakit lalu dia sama sekali tidak diperdulikan karena kakek jompo tersebut tidak memiliki biaya sedikitpu dan akhirnya dia pergi kesebuah pondok tua dan tidur disitu berhari-hari karena berharap Tuhan agar cepat menjemputnya karena sakit yang dideritanya tidak dapat diobati karena masalah ekonomi, setelah awak media mengekspos berita tersebut barulah dari pihak penguasa lainnya memberi respon karena mereka tidak ingin masyarakat menilai bahwa mereka hanya mementingkan keinginan pribadi masing-masing individu dan lembaga....
DeleteWah iya gan semakin lama negri ini semakin buruk
ReplyDeleteAda 2 kemungkinan negeri ini semakin buruk om, kemungkinan pertama karena negeri ini sudah dimakan usia dan kemungkinan ke 2 karena negeri ini dijajah oleh para penguasa negeri ini sendiri untuk kepentingan pribadi mereka
Deletedalem banget bro kata kata nya.. saya pribadi masih memikirkan tentang permusuhan antara The Jakmania dan Viking.. kenapa masih begitu (tidak harmmonis jika mereka bertemu) padahal negara mereka sama "INDONESIA" dan semboyan mereka udah jelas "Bhineka Tunggal ika" #haduhh haduhh saya sendiri menjadi seorang Jakmania sangat kecewa karena masih ada Perselisihan antara dua Kubu Tersebut :(
ReplyDeleteKalau untuk sebutan kepada ke dua kubu tersebut saya belum pernah mendengarnya, tapi yang pasti jika mereka tinggal di negara yang sama seharusnya mereka sadar bahwa mereka punya satu tujuan, bukan saling mempertahankan kubu masing-masing kelompok, hal-hal yang seperti itulah yang membuat negeri ini semakin hancur karena masih memiliki kepentingan diluar kepentingan
Deletebetapa hancurnya negri ini tetapi saya tetap mencitai nya
ReplyDeleteSaya juga mencintainya om, mencintai kehancuran yang ada didalamnya karena semakin hancur negeri ini semakin indah dipandang mata
DeleteBukan indonesianya om yang kasihan, tapi rakyat indonesianya yang kasihan. Amin, mudah-mudahan saja esok nanti bisa menjadi lebih baik
ReplyDeletehaduh haduh,,, merasa sedih... dengan berita ini... negri ini memang mendekati kehancuran ... apabila generasi mudanya tidak mendukung sepenuhnya kemerdekaan indonesia ini
ReplyDeleteGenerasi mudanya saja pada hancur om, gimana mau mendukung kemerdekaan negeri ini?
DeleteWelcome to indonesia gan :)
ReplyDeleteWelcome kembali di Negeri yang penuh kehancuran om
Deleteduh miris ya gan jadi malu kalo promosi indonesia :(
ReplyDeletetidak perlu malu om, karena semakin kita malu mempromosikan negeri ini maka negeri ini akan semakin terpuruk. sama halnya dengan kita ingin mendekati seorang wanita, jika kita merasa malu untuk mendekatinya maka orang yang tidak tau malu yang akan mengambil keuntungannya dari apa yang kita mau
Deletesekarang aja Indonesia bisa maju jika masyarakatnya ingin maju. bukan tidak mungkin. nice artikel.
ReplyDeletemasyarakatnya tentu saja ingin maju om, tapi para penguasa ini yang tidak pernah ingin maju, korupsi dimana-mana, penggelapan dana ini itu, penyelewangan jabatan dan masih banyak lagi, jadi kapan majunya negeri ini jika hal semacam itu masih saja ada dimana-mana
Deletebertahan tidaknya negeri kita bergantung dengan masyarakatnya,, betul nggak..
ReplyDeletekalau bergantung pada masyarakat kurang betul om, karena masyarakat ibarat sapi perah, kalau sapinya diperah maka akan menghasilkan susu, kalau sapinya tidak diperah maka tidak menghasilkan apa-apa, begitu kira-kira
DeleteKalau memang negara ini mau maju, memang harus di mulai dari kesadaran masyaraktnya
ReplyDeletekalau masyarakatnya emang sudah cukup sadar om, tapi para penguasa ini yang tidak sadar dan tidak tau diri alias lupa siapa yang membuat dia berkuasa, jadi bukan masyarakat yang harus disadarkan
DeleteSemakin lama negeri ini semakin mengkhawatirkan.. sebenarnya negeri kita ini tidak kekurangan orang - orang yang pintar, akan tetapi kekurangan orang - orang yang jujur. di saat korutor menghabiskan uang rakyat itu di sebut bisnis, tetapi jika rakyat menuntut, itu di sebut anarkis... pusing liat kondisi negeri ini..
ReplyDeletesangat sependapat ane om, memang kejadiannya seperti itu, itulaah yang membuat kita heran selama ini, kenapa kenyataannya dibalik? orang-orang yang pintar banyak yang tidak jujur karena mereka pintar menipu, sedangkan orang-orang yang jujur malah dijadikan kambing hitam
DeletePerkembangan Negara ini memang cukup miris, namun apa dengan rasa prihatin saja? Kalau melihat masalah Indonesia ini sangat kompleks, pejabat gila harta & kedudukan....nah ..ini yg paling penting...rakyatnya terlalu asik mengasihani diri...kenapa tidak bergerak...kenapa tidak turun ke jalan...kenapa tidak teriak anjinggg!! di depan muka2 pejabat yang korup itu? Takut? Perubahan butuh keberanian....saat ini bukan lagi jamannya kita duduk melipat ekor ditengah2 ketidakadilan...gonggong sekeras2nya...kalau perlu gigit...REVOLUSI...sepertinya sudah dekat :) (ini jadi kaya orang baca puisi...hahahahah) nice post :)
ReplyDeletemantep nih om komentarnya. ane jadi inget masa-masa 1998 dengan penuh keberanian dari berbagai pihak seperti Mahasiswa, ORMAS, dan pihak-pihak lainnya yang terlibat didalammnya benar-benar mampung menggoncangkan tanah air untuk menuntut keadilan dan menuntuk reformasi secara besar-besaran dan bahkan juga ada yang gugur dalam perjuangan demi meraih negeri yang adil dan makmur serta mampu mensejahterakan rakyat
DeleteMemang sebenernya harus di "garap" sejak dari kecil om para generasi baru kita, kalau udah gede-gede gini dinasehati gak bakalan "mateng" :D Jadi memang tugas kita ni memperbaiki keadaan negeri kita tercinta :)
ReplyDeletebener om, sepertinya memang harus dari kecil di "garap" agar pada saat dewasa nanti tidak suka meng "garap" yang bukan ladang sendiri
DeleteDuh .. duh .., jadi prihatin dengan keadaan negeri ini. Banyak sekali penyebab menjadi rusaknya negeri ini seperti hancurnya generasi muda dan pendidikan agama yang kurang , takutnya jika besarnya nanti akan menjadi tikus berdasi .. :( tapi aku tetap cinta negeri ini :)
ReplyDeletekalau generasi muda zaman sekarang emang sudah tidak bisa dipungkiri lagi om, dah banyak yang rusak, kasus narkoba dimana-mana, kejahatan juga sudah meraja lela, pendidikan agama sudah lupa, ya begitulah generasi penerus negeri saat ini
Deletenice nice.... hancurnya negeri karna warganya sendiri gan...
ReplyDeletetidak om, itu salah besar. warga hanyalah korban ketidak adilan negeri ini
Deletesaya hanya memandang dari sudut pandang berbeda ya boleh kan. Hancurnya negeri ini karena kita generasi muda lupa mendekat pada ulama. Setelah umat menjauh dari ulama sudah pasti Akan timbul efek Diangkatkan pemimpin gila dunia oleh Alloh swt.
ReplyDeletengga tau relevan atau tidak saya hanya berpendapat spt anda berpendapat
Sepakat juga om, bahkan lebih sepakat. dizaman sekarang ini jangankan mendekatkan diri pada ulama malahan ulama terkadang diangapnya teroris dan yang lebih parahnya lagi yang membuat kita bingung terkadang ulamanya juga ulama sesat yang suka menyesatkan ummat, jadi ketika kita ingin belajar ilmu agama yang benar malah ternyata kita jadi korban penyesatan.
Deleteea bgitulah indonesia...tpi kita sebagai bangsa indonesia hendak bahu2 membahmembangun negri ini...
ReplyDeleteitu memang kewajiban kita om yang tinggal di negeri ini untuk saling bahu membahu membangun negeri kita tercinta
DeleteInteresting artikelny :| Memang makin miris sama negri ini yg msh byk pengangguran,pengemis n org2 yg msih susah tpi pemimpin malah diam seribu bahasa....:|
ReplyDeletepara pemimpin bukan diam seribu bahasa om, mungkin mereka cuma kelamaan mikir aja karena mereka terlalu pintar untuk berpikir jadi terlambat untuk mengambil tindakan
DeleteNegara ini rusak karena tidak dipegang oleh orang2 yang Amanah..
ReplyDeletekasihan negriku..
:D
sepertinya benar begitu om, hanya orang-orang yang amanah yang mampu menjadikan negeri ini lebih baik dan juga berkat pertolongan dari Allah SWT
DeleteArtikel Yang sang at menarik gan.
ReplyDeleteSukses terus.
wah sangat ironis kehidupan di Indonesia ini,,, smoga suatu saat para generasi muda bisa mengubah kehidupan yg terpuruk ini agar Indonesia bisa menjadi lebih baik lagi drpd sebelumnya..
ReplyDeleteBagaimana generasi muda bisa mengubah kehidupan negeri ini om kalau pendidikannya saja masih sangat amburadur, sekolah-sekolah saja masih ada yang tidak layak dikatakan sekolah, dan bahkan terkadang justru kandang kambing yang lebih layak dijadikan sekolah, lihat saja sekolah-sekolah dipelosok desa, jika sekolahnya demikian bagaimana muridnya bisa belajar dengan baik
DeleteBoleh hancur, tapi harus tetap berusaha membangunnya kembali :D
ReplyDeletehahaha.... itu bener om, silahkan hancurkan asalkan mau membangunkannya kembali menjadi lebih baik
Deletebetul sekali mas.. orang jaman sekarang itu lebih mementingkan kepentingan pribadi. yang besar nambah besar yang kecil nambah kecil, bahkan lenyap. semua orang menuntut hak, tapi tak pernah menjalankan kewajiban... itulah yang menyebabkan negeri ini semakin hancur.
ReplyDeleteitulah penyebabnya om, banyak orang yang menuntut hak tapi semua kewajiban diabaikan begitu saja tanpa memikirkan nasib orang lain yang berada dibawah kekuasaannya, makanya negeri kita ini semakin kacau yang disebabkan oleh konflik kepentingan politik masing-masing
Deleteitu semua juga karena ulah pejabatnya juga gan yang gak tahu aturan dan amanat rakyat
ReplyDeletesependapat om, memang sangat banyak pejabat yang tidak tahu aturan dan lupa amanat rakyat, padahal mereka sendiri yang membuat aturan dan mereka juga yang berjanji untuk mementingkan kepentingan rakyat, tapi mereka entah lupa atau sengaja melupakannya, sungguh aneh.
DeleteSelama bel k.adanya tindakan tegas dr pemerintahan itu sendiiri negri ini akan sulit bangkit
ReplyDeletememang hal ini sangat perlu tindakan tegas oleh pemerintah itu sendiri karena jika tidak ya beginilah jadinya
Deleteinilah indonesia, tanah tumpah darah kita
ReplyDeletetanah tumpah darah nenek moyang kita om
Deletetetap berusaha dan berdoa untuk negara tercinta ini !
ReplyDeleteItu salah satu hal terpenting yang memang harus kita lakukan sebaagai masyarkat yang hidup di negeri ini
Deleteya tetap bangga jadi bagian bangsa indonesia
ReplyDeletemau tidak mau kita memang harus tetap bangga karena kita tinggal di negara kita sendiri, tapi tentu saja kita berharap kalau negara kita bisa menjadi lebih baik
Deletetetap bergangga, hrus yakin ke depan jauh akan lebih indah nantinya.
ReplyDeletemudah-mudahan saja begitu om
Deletejadi semua itu salah siapa gan?? pemerintah atau rakyatnya?
ReplyDeletesalam kemerdekaan :D
biar lebih gampang dan adil jawabannya ke dua-duanya salah om
DeleteTermenung sejenak gan ane.
ReplyDeletekalau saya udah bosan om termenung terus, mending enjoy aja mikir kerjaan sendiri daripada termenung terus mengingat semua ini
DeleteSedih melihat kondisi Indonesia saat ini
ReplyDeletegak apa-apa om, dilihat aja, emang udah kayak gini ya mau diapain lagi
Delete