SANG PEMULUNG KOTA
Aku
bagaikan sampah dimata pemerintah
Namun
aku bagaikan malaikat buat keluargaku
Aku
bagaikan kambing hitam yang selalu disalahkan
Namun
aku bagaikan laut yang tak bisa melihat sampah
Aku
sang pemulung kota
Tak
ada yang memberiku upah untuk membersihkan sampah-sampah kota
Berat
timbangan adalah penentu besarnya upahku
Berat
hidupku tak seberat hidup pemerintah
Jeritanku
adalah penentu nasib keluargaku
Tangisku
adalah kesedihan keluargaku
Pemerintahku
hanyalah bagian dari isi negaraku
Sang
pemulung kota
Akulah
sang pemulung kota
Sampah-sampah
kota bukanlah sampah rumahku
Sampah
kota adalah sampah pemerintahku
Tapi
kenapa aku yang dianggap sampah kota
Kenapa
aku yang dibersihkan dari kota
Aku
hanyalah sang pemulung kota
Yang
selalu ingin menjaga keindahan kota dengan mengais sedikit rezeki demi sebuah
keluarga tercinta
Oleh : Marda Ridhovin
Semoga
postingan ini bermanfaat buat para pengunjung blog HayalanNews serta
jangan lupa untuk meninggalkan komentar sebagai bukti sobat sudah berkunjung
kemari dan untuk tombol Share, Like, Tweet, g+ dan lainnya ada dibawah postingan ini
silahkan digunakan sebaik mungkin.

Puisinya menyentuh bgt gan...
ReplyDeleteTop markotop...terus berkarya mas..
ReplyDeleteTerimakasih om atas dukungannya...
Deletepuisinya bagus banget mas, sangat menyentuh
ReplyDeleteuhh indah sekali gan puisi nyah
ReplyDeletesangat menyentuh hati menusuk jiwa menguras air mata
terima kasih banyak atas infonya
Thank's om komentar dan kunjungannya dan makasih kembali...
Deletesangat menginspirasi sekali artikelnya
ReplyDeleteterimakasih banyak